Pengertian: Perbedaan Web Statis dan Web Dinamis

Yosefa Ferdianto Minggu, 10 Maret 2013
Web berdasarkan teknologinya terbagi menjadi dua, yaitu Web Statis dan Web Dinamis. Sebelum menuju ke perbedaan web statis dan web dinamis, mari kita bahas persamaannya terlebih dahulu. Persamaan web statis dan web dinamis yaitu sama-sama keduanya merupakan suatu website yang menampilkan halaman yang ditampilkan di internet yang memuat informasi tertentu (khusus). Selanjutnya mari kita bahas pengertian dan perbedaan web statis dan web dinamis.

Pengertian Web Statis dan Web Dinamis

1. Web Statis
Web statis adalah website yang mana pengguna tidak bisa mengubah konten dari web tersebut secara langsung menggunakan browser. Interaksi yang terjadi antara pengguna dan server hanyalah seputar pemrosesan link saja. Halaman-halaman web tersebut tidak memliki database, data dan informasi yang ada pada web statis tidak berubah-ubah kecuali diubah sintaksnya. Dokumen web yang dikirim kepada client akan sama isinya dengan apa yang ada di web server.

Contoh dari web statis adalah web yang berisi profil perusahaan. Di sana hanya ada beberapa halaman saja dan kontennya hampir tidak pernah berubah karena konten langsung diletakan dalam file HTML saja.

2. Web Dinamis
Dalam web dinamis, interaksi yang terjadi antara pengguna dan server sangat kompleks. Seseorang bisa mengubah konten dari halaman tertentu dengan menggunakan browser. Request (permintaan) dari pengguna dapat diproses oleh server yang kemudian ditampilkan dalam isi yang berbeda-beda menurut alur programnya. Halaman-halaman web tersebut memiliki database. Web dinamis, memiliki data dan informasi yang berbeda-beda tergantung input apa yang disampaikan client. Dokumen yang sampai di client akan berbeda dengan dokumen yang ada di web server.

Contoh dari web dinamis adalah portal berita dan jejaring sosial. Lihat saja web tersebut, isinya sering diperbaharui (di-update) oleh pemilik atau penggunanya. Bahkan untuk jejaring sosial sangat sering di-update setiap harinya.

Perbedaan Web Statis dan Web Dinamis

  1. Interaksi antara pengunjung dan pemilik web
    Dalam web statis tidak dimungkinkan terjadinya interaksi antara pengunjung dengan pemilik web. Sementara dalam web dinamis terdapat interaksi antara pengunjung dengan pemilik web seperti memberikan komentar, transaksi online, forum, dll.

  2. Bahasa Script yang digunakan
    Web statis hanya menggunakan HTML saja, atau paling tidak bisa ditambah dengan CSS. Sedangkan web dinamis menggunakan bahasa pemrograman web yang lebih kompleks seperti PHP, ASP dan JavaScript.

  3. Penggunaan Database
    Web statis tidak menggunakan database karena tidak ada data yang perlu disimpan dan diproses. Sedangkan web dinamis menggunakan database seperti MySQL, Oracle, dll untuk menyimpan dan memroses data.

  4. Konten
    Konten dalam web statis hanya diberikan oleh pemilik web dan jarang di-update, sementara konten dalam web dinamis bisa berasal dari pengunjung dan lebih sering di-update. Konten dalam web dinamis bisa diambil dari database sehingga isinya pun bisa berbeda-beda walaupun kita membuka web yang sama.

17 komentar:

  1. Bagamana cara mengoptimasi web statis bro

    BalasHapus
    Balasan
    1. Contohnya dalam hal apa gan?

      Hapus
    2. Web statis biasanya digunakan untuk konten yang terbatas. Mending pake dinamis, kaya konten dan bisa diupdate sesuka admin

      Hapus
  2. cara bikin updatetannya gimana gan, saya kan bikin website dengan dreamweaver, nah websitenya sudah jadi, cuman kan website ini nantinya akan di update setiap hari, nah ga mungkin dong saya updatenya di qodingan, ganti 1 per satu, cara buat laman adminnya untuk update gimana ya, tolong banget bantuannya dari agan2 yang sudah master, trimakasih :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. belajar php az gan,,
      kalo gk pande" pake salah satu CMS az..

      Hapus
  3. saya mau nanya Web Statis dan Web Dinamis mna gan yang paling gampang di index di serch engine ? mohon pencerahnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau itu kurang tau gan. Mungkin tergantung kita optimasinya.

      Hapus
  4. artikel yg sy cari2 thx gan... ane tau tp kata2 nya itu loh yg mudeng.. intinya web dinamis itu yaitu creat update n delete pada web tsb tanpa codingan lg. nite

    BalasHapus
  5. Sedikit penambahan mengenai website statis dan website dinamis. Website berbasis statis ataupun dinamis pada dasarnya sama seperti sebuah IP static dan IP Dinamic. IP Static tetap dan tidak berubah kecuali dari pihak provider atau pengelola jaringan mengubah IP tersebut begitupun website statis, sedangkan IP dinamic maupun web dinamis adalah kebalikan dari IP static maupun web statis. Namun saya menyarankan untuk menggunakan keduannya. Contohnya seperti apa yg tertera di artikel ini : informasi yg tidak akan diubah lebih baik menggunakan web statis sedangkan informasi yg ingin diubah atau diperbarui lebih baik menggunakan web dinamis. Contoh penggunaan web statis dalam sebuah website : Profil perusahaan, tos, sla, aup, eula dll. Sedangkan contoh penggunaan web dinamis seperti halnya cms untuk publikasi content. Dari segi keamanan lebih bagus yg statis karena tidak ada integrasi atau celah ke server. Terima kasih

    BalasHapus
  6. Kalau untuk SEO bagusan yg mana gan ?statis atau dinamis ?

    BalasHapus
  7. ijin copas ke MS Word buat dikumpulin tugas kuliah besok mas bro..


    makasih seblumnya...

    BalasHapus